EKSPLOITASI PEKERJA ANAK PENAMBANG TIMAH OLEH ORANG TUA DI DESA KACE, KECAMATAN MENDO BARAT, KABUPATEN BANGKA, PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG, INDONESIA

Authors

  • Putra Pratama Saputra Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung

DOI:

https://doi.org/10.14203/jmb.v20i1.620

Keywords:

Eksploitasi, Pekerja Anak, Penambang Timah, Orang Tua

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh pekerja anak adalah rawan terjadinya eksploitasi. Eksploitasi yang diterima akan mengganggu perkembangan secara fisik, psikologis, maupun sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang eksploitasi pekerja anak penambang timah oleh orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Tempat penelitian dilakukan di Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan utama sebanyak 6 orang (pekerja anak dan orang tua/keluarga), serta informan pendukung sebanyak 3 orang. Program yang direkomendasikan dalam bentuk Penyuluhan Sosial tentang Perlindungan dan Hak-hak Pekerja Anak Penambang Timah. Hasil penelitian menunjukkan pekerja anak di pertambangan timah Desa Kace mengalami eksploitasi. Anak disuruh bekerja oleh orang tuanya dikarenakan untuk membantu perekonomian keluarga. Pekerja anak akan mengalami resiko kehilangan waktu belajar, bermain, dan beresiko terhadap kesehatannya. Pengelolaan penghasilan dilakukan oleh pekerja anak dan orang tua pekerja anak, biasanya digunakan untuk keperluan pribadi maupun untuk membantu pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Pekerja anak sangat mengharapkan pekerjaan lain yang menghasilkan lebih banyak uang dan berhenti bekerja di pertambangan timah serta bisa melanjutkan sekolahnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adi Fahrudin. (2012). Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Bagong Suyanto. (2010). Masalah Sosial Anak. Jakarta: Kencana Predana Media Group.

Edi Suharto. (2010). Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. Bandung: Refika Aditama.

Hurlock, Elizabeth B. (1980). Psikologi Perkembangan. Jakarta: Gelora Aksara Pratama.

Moh. Nazir. (1998). Metode Penelitian. Jakarta: Galia Indonesia.

Moleong, Lexy J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Waluyadi. (2009). Hukum Perlindungan Anak. Bandung: Mandar Maju.

Webb, Nancy Boyd. (2009). Praktek Pekerjaan Sosial dengan Anak. Jakarta: Pustaka Societa.

Sumber lain:

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2016). Pusat Data dan Informasi Ketenagakerjaan Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Kementerian Sosial Republik Indonesia dan UNICEF. (2011). Pedoman Pelatihan Untuk Pekerja Kesejahteraan Anak. Jakarta: Kementerian Sosial Republik Indonesia dan UNICEF.

Regional Working Group on Child Labour. (2002). Menggalang Tindakan Menentang Bentuk-Bentuk Terburuk Pekerja Anak. Jakarta: PT. Sastra Tjitra.

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia. (2012). SPSI: Pekerja Anak Wajib Diberi Suplemen Pendidikan. Bangka Belitung: Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

(http://m.iyaa.com/berita/regional/umum/1520972_3149.html (diakses pada tanggal 18 Desember 2012 pukul 20.00 WIB))

Tri. (2017). Pekerja Anak di Indonesia Masih Tinggi. Jakarta: Pos Kota News. (http://poskotanews.com/2017/06/13/pekerja-anak-di-indonesia-masih-tinggi (diakses pada tanggal 9 April 2018 pukul 09.00 WIB))

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Buruh.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Pelindungan Anak.

Published

2018-06-27

Issue

Section

ARTICLES