PENGARUH KEBERADAAN MAKAM KIAI MUZAKIR TERHADAP KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT PESISIR DESA BEDONO, KECAMATAN SAYUNG, DEMAK

Authors

  • Diah Ismoyo Wati Museum Ronggowarsito

DOI:

https://doi.org/10.14203/jmb.v15i1.145

Abstract

Environmental problem is a global problem that must be looked for the best solution, immediately. During these remedies, this solution from the technical side, ignore the socio-cultural conditions, but still lefting many problems. The cases in Bedono, environmental problems can be solved through the magical event with the presence of the shrine Kiai Muzakir. This tomb was able to give effect to the environmental awareness Bedono villagers, Sayung, Demak. The existence of the shrine that shows the ecological wisdom. Development of environmental management based on a critical assessment of ecological wisdom has the advantage would be more appropriate to the cultural and ecological conditions of the environment. Keywords: problem, environment, effect, tomb, Kiai Muzakir, Bedono.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahimsa Putra, Heddy Shri. 2001. Strukturalisme Levi-Strauss: Mitos dan

Karya Sastra. Yogyakarta: Galang Press.

Anshoriy, Nasrudin dan Sudarsono. 2008. Kearifan Lingkungan dalam

Perspektif Budaya Jawa. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Dahuri, Rokhim, dkk. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan

Secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita.

Dhofier, Zamakhsyari. 1984. Tradisi Pesantren: Studi tentang

Pandangan Hidup Kiai. Jakarta: LP3ES.

Fox, James, J. 1991. “Ziarah Visists to The Thombs of The Wali, The

Founders of Islam on Java†dalam M. C. Ricklefs, Islam in The Indonesia Social Context. Victoria: Centre of Southeast Asia Studies Monash University.

Hadi, S. H. 2000. “Pembangunan Berkelanjutan: Makna dan Aplikasinyaâ€, Makalah pada Orientasi Analisis Permasalahan Lingkungan bagi Para Anggota DPRD. Semarang: PPLH UNDIP.

Jacob, T. 1988. Manusia, Ilmu dan Teknologi: Pergumulan Abad dalam

Perang dan Damai. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Kartodirdjo, Sartono. 1994. Pembangunan Bangsa, tentang Nasionalisme, Kesadaran, dan Kebudayaan Nasional. Yogyakarta: Aditya

Media. Kristanto, Philip. 2002. Ekologi Industri. Yogyakarta: ANDI.

Manumono, Danang. 2005. “Perubahan Perilaku Masyarakat Tani dan

Nelayan Kawasan Pesisir Akibat Abrasi dan Rob di Kabupaten

Demakâ€. Laporan Penelitian Institut Pertanian Yogyakarta.

Miles, Matthew B dan A. Michael Huberman. 1992. Analisis Data

Kualitatif: Buku Sumber tentang Metode-metode Baru. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi,. Jakarta: UI-Press.

Muhaimin, A. G. 2001. Islam dalam Bingkai Budaya Lokal: Potret dari

Cirebon. Jakarta: Logos.

Odum, E. P. 1996. Dasar-dasar Ekologi. (diindonesiakan oleh Tjahjono

Samingan) Yogyakarta: Gajah Mada Universiti Press.

Peursen, Van. 1988. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta: Kanisius.

Qomar, Mujamil. 2002. Pesantren Dari Transformasi Metodologi

Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga.

Ramly, Nadjamuddin. 2007. Pariwisata Berwawasan Lingkungan:

Belajar dari Kawasan Wisata Ancol. Jakarta: Grafindo.

Rato, Dominikus. 2003. “Buju’ dan Asta: Persepsi Masyarakat Madura

Sumenep terhadap Kuburan Keramat†dalam Kepercayaan, Magi

dan Tradisi dalam Masyarakat Madura. Jember: Tapal Kuda.

Ruslan, dkk. 2007. Ziarah Wali: Wisata Spiritual Sepanjang Masa.

Yogyakarta: Pustaka Timur.

Satria, Arif. 2009. Ekologi Politik Nelayan. Yogyakarta: LKiS.

Issue

Section

ARTICLES