<-- "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> IMPACT OF DEFORESTATION ON ENVIRONMENTAL CONDITION | Hidayat | Jurnal Masyarakat dan Budaya

IMPACT OF DEFORESTATION ON ENVIRONMENTAL CONDITION

Herman Hidayat

Abstract


Rezim Orde Baru memulai kebijakan untuk mengeksploitasi hutan pada tahun 1967. Devisa negara yang diperoleh dari hasil hutan baik dari penjualan log kayu, industri plywood dan pulp menduduki nomer dua setelah pendapatan dari sektor minyak. Namun, penebangan log secara besar-besaran di areal konsesi log hutan (HPH) tidak disertai dengan penanaman massal kembali, penegakan hukum bagi mereka yang merusak hutan, dan komitmen yang konsisten mengenai ‘pengelolaan hutan’ yang telah diatur oleh Departemen Kehutanan. Fenomena di atas mendorong percepatan hancurnya hutan (Deforestation and Forest Degradation) di Indonesia.
Tulisan ini memfokuskan kajian mengenai kerusakan hutan di Indonesia, dengan melihat komentar forum-forum kajian seperti FAO, WRI dan Myers serta penulis sendiri. Dikemukakan juga dampak hancurnya hutan atas lingkungan seperti kebakaran hutan tahun 1997-1998, rusaknya spesis sumber hayati hutan, polusi air, perubahan cuaca dan panas bumi.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.14203/jmb.v5i2.250

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

Jurnal Masyarakat dan Budaya

Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KK-LIPI)
Research Center for Society and Culture - Indonesian Institute of Sciences
Widya Graha Lantai VI & IX
Jl. Jend. Gatot Subroto No.10 Jakarta Selatan
12710

  • ISSN 1410-4830 (print)
  • e-ISSN 2502-1966 (online)
  • Accreditation : No. 21/E/KPT/2018 (Kemenristekdikti)
  • Creative Commons License
    This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License