<-- "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> KARAKTERISTIK NELAYAN KECIL DALAM KETAHANAN PANGAN IKAN: KASUS DI KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA | Wahyono, M.Si | Jurnal Masyarakat dan Budaya

KARAKTERISTIK NELAYAN KECIL DALAM KETAHANAN PANGAN IKAN: KASUS DI KOTA KENDARI, SULAWESI TENGGARA

Drs. Ary Wahyono, M.Si

Abstract


Stigma nelayan kecil tidak memiliki konstribusi pada ketahanan pangan tidak selalu benar. Nelayan kecil adalah satu-satunya kelompok sosial yang memberikan asupan makanan dengan mudah untuk penyediaan kebutuhan ikan konsumsi. Paling tidak kebutuhan ikan konsumsi untuk keluarganya terpenuhi. Hal ini tidak terjadi pada perikanan tangkap skala besar yang lebih ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ekspor ikan. Pemerintah Indonesia tampaknya lebih memilih meningkatkan ekspor hasil perikanan dibandingkan dengan memikirkan kebutuhan konsumsi ikan dalam negeri. Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan menyebar kuesioner kepada rumah tanggal nelayan kecil secara terbatas di kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Dari Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi nelayan kecil untuk kebutuhan konsumsi ikan lokal terpengaruh sejak adanya kebijakan moratorium perikanan tangkap karena sebagian nelayan kecil mulai tertarik untuk memasok kebutuhan industri pengolahan hasil ikan. Hal ini tentu saja mempengaruhi pasokan kebutuhan ikan konsumsi lokal. Stigma against small scale fishery as poor fisherman who doesn’t contribute toward country still often happens. Stigma against that small fisherman is not always true. Fishermans are the only social group that gives food intake for people provision of food. In developed country, including Indonesia, Government’s awareness against food security is so low. Government prefer to increase fish export product than food security. This article is written from research result in Kendari, which shows that small scale fishery contribution is large enough, which is more than the local fish consumption. Problem comes with the decrease of fish supply for local consumption because so many small scale fisheries begin to supply fishery industry need as the impact of government policy. This actions greatly affects the local food security.

Keywords


nelayan kecil; ketahanan pangan; konsumsi ikan; small scale fishery; food security; fish consumption

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Acheson, J.M., 1981. “Anthropology of Fishing” dalam Annual Review of Anthropology. Pp 357-307.crossref

Berkes,F., Mahon,R., McConney, P.,Pollnac,P., and Pomeroy, R., (2001). Managing Small-Scale Fisheries:Alternative Directions and Methods. IDRC, Ottawa, 320 pp.

Christophe Béné. 2006. Small-Scale Fisheries: Assessing their Contribution To RuralLivelihoods In Developing Countries. Rome, Food And Agriculture Organization Of The United Nations Rome, 2006

Dugan, P., Dey, M.D., and Sugunan, V.V. 2005. Fisheries And Water Productivity In Tropical River Basins : Enhancing Food Security And Livelihoods By Managing Water For Fish. Elsevier, Agriculture water management xxx (2005)-… article inpress.crossref

Dugan, P.J., Baran, E., Tharme, R., Prein, M., Ahmed, R., Amerasinghe, P., Bueno, P., Brown, C., Dey, M., Jayasinge, G., Niasse, M., Nieland, A., Smakshtin, V., Tinh, N., Vismanathan, K., and Welcomme, R. The contribution of Aquatic Ecosistems and Fisheries to Food Security and Livelihoods: A Resecah Agenda. Challenge Program on Water and Food background Paper 3.

FAO. 2004. Fisheries country profiles. Rome, FAO. (available at www.fao.org/fi/fcp/fcp.asp,).

FAO. 2005. Increasing the contribution of small-scale fisheries to poverty alleviation and foor security. FAO Technical Guidelines for Responsible are summarize. No.10. Rome, FAO. 79 pp. Hal 75.

FAO and Agricultural Organization of United Nations. 2015. Small Scale And Artisanal Fisheries. Hhtp:// www.fao.otrg/fishery/17/02/2015. 6.04

Hanjra A. M., Quereshi E. M. 2010. Global Water Crisis and Future Food Security in an era of Climate Change. Food Policy 35 (2010).365-377.crossref

McGoodwin. 1990. Crisis In The World's Fisheries: People, Problems And Politics..‘Too Many People Chasing To Few Fish’(1990,1). Colorado.Stanford University Press 1990

Muladi. 2012.Pemanfaatan Kerjasama Keamanan(Cooperativesecurity )Untuk MenghadapiBahaya Keamanan Komprehensif (Comphrehensive Security Threat)dalam Rangka Ketahanan

Nasional Dan Memperkokoh NKRI. Makalah pada Ceramah PPRA DAN PPSA Lemhannas 2012)

Rice,C.J., and Garcua.M. 2011. Fisheries, Food Security, Climate Change And Biodiversity : Characteristics Of The Sector And The Perspetives On Emerging Issues. ICES Journal of Marine Science (2011).68 (6). 1343-1253crossref

Wolrdfish, 2011. Aquaculture,Fisheris, Poverty, Food Security. Working Paper.Penang, Worldfish Centre.

Wahyono, A. dkk, 2013.Studi Pengembangan Kelembagaan Bank Pangan Nonberas di Tingkat Masyarakat untuk Membangun Ketahanan Pangan di Pedesaan: Strategi Petani Lahan Kering Memenuhi Kebutuhan Pangan Nonberas. Jakarta, LIPI Press.

BPS Kota Kendari, 2014, Kota Kendari dalam Angka

Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, 2014, Laporan Tahunan Tahun 2013

Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, 2015, Profil Kawasan Minapolitan 2014




DOI: http://dx.doi.org/10.14203/jmb.v18i3.550

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

Jurnal Masyarakat dan Budaya

Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KK-LIPI)
Research Center for Society and Culture - Indonesian Institute of Sciences
Widya Graha Lantai VI & IX
Jl. Jend. Gatot Subroto No.10 Jakarta Selatan
12710

  • ISSN 1410-4830 (print)
  • e-ISSN 2502-1966 (online)
  • Accreditation : No. 21/E/KPT/2018 (Kemenristekdikti)
  • Creative Commons License
    This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License