<-- "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> CONSTITUTIONALIZING HUMAN RIGHTS: A Comparative Studies on Thailand and Indonesia’s Constitutional Reform | Mulyani | Jurnal Masyarakat dan Budaya

CONSTITUTIONALIZING HUMAN RIGHTS: A Comparative Studies on Thailand and Indonesia’s Constitutional Reform

Lilis Mulyani

Abstract


Perkembangan dan proses reformasi konstitusi di suatu Negara tidak bisa terlepas dari pengaruh konsep-konsep global di antaranya adalah konsep hak asasi manusia. Konsep hak asasi manusia merupakan suatu konsep yang paling penting peranannya dan paling banyak diadopsi di abad ini. Namun demikian dalam proses adopsi ke dalam konstitusi suatu negara, konsep ini mengalami lagi proses ‘adaptasi’ sejalan dengan situasi politik dan sosial-budaya di Negara penerima. Hal ini diperlihatkan dalam proses reformasi konstitusi yang dilakukan di dua Negara Asia yang berada dalam situasi transisi demokrasi yaitu Thailand dan Indonesia. Dari perbandingan dua negara ini ditunjukkan bahwa tidak akan ada dua Negara yang mengadopsi konsep hak asasi manusia yang serupa secara substansial. Di dalam perjalanannya konsep ini akan mengalami interpretasi, modifikasi -dan bahkan mengalami perubahan- yang pada akhirnya akan menghasilkan sebuah konsep hak asasi manusia yang memiliki karakteristik yang khusus.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.14203/jmb.v7i1.210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

Jurnal Masyarakat dan Budaya

Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (P2KK-LIPI)
Research Center for Society and Culture - Indonesian Institute of Sciences
Widya Graha Lantai VI & IX
Jl. Jend. Gatot Subroto No.10 Jakarta Selatan
12710

  • ISSN 1410-4830 (print)
  • e-ISSN 2502-1966 (online)
  • Accreditation : No. 21/E/KPT/2018 (Kemenristekdikti)
  • Creative Commons License
    This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License